Lirik Yang Bagus. Seperti apa?
Berikut beberapa hal tentang lirik bagus, yang bisa saya bagi berdasarkan sedikit pengalaman saya sebagai pencipta lagu pemula.
Tidak menggurui
Lirik yang bagus biasanya tidak menggurui. Seringkali, kelemahan pencipta pemula seperti saya dalam membuat lagu adalah meluap-luap untuk menyampaikan pesan yang diinginkan. Hal ini membuat saya menjejali lirik dengan beragam nasihat, yang akhirnya terasa seperti menggurui, atau lebih parahnya menghakimi.
Contoh aplikasinya, memilih kata ‘aku’ lebih baik dari ‘kamu’ pada lagu berpesan untuk segera tobat he he. Namun, dengan alasan lebih enak didengar kadangkala pencipta lagu terpaksa memakai kata ‘kamu’. Kalau sudah begitu, buatlah lirik dengan nuansa bahwa lagu tersebut untuk kita bersama, tidak sekedar untuk pendengar saja.
Lirik puitis bisa jadi lirik bagus, tapi lirik bagus tidak harus puitis
Sah-sah saja jika kita ingin membuat lirik dengan kata-kata selayak sedang mengobrol keseharian. Pada lagu ciptaan saya bertajuk Mama, Bunda, Ummi Apapun Namanya, seorang manajer sebuah mayor label terkekeh ketika mendengar “Walaupun terkadang ummi alpa, kadang ia juga suka marah-marah. Tapi Ummi tetap yang terbaik bagi nanda. Selamanya”
“Iya ya, yang namanya Ibu memang seperti. Kadang ya marah-marah,” manajer itu mengamini.
Kapan lirik itu harus puitis, apa adanya, atau kombinasi keduanya tergantung dari seperti apa lagu yang kita inginkan. Bila kita ingin membuat lagu dengan aransemen musik yang rada orchestra, lirik puitis bisa jadi pilihan tepat. Namun, saat musiknya riang dan santai, lirik puitis bisa jadi kayak makan pecel sama pizza, jika tidak pintar meramunya.
Mahal
Lirik yang bagus itu harus mahal. Ibarat kata jaman sekarang: cethar membahana 9 skala richter gitu, huahaha. Seperti apa ciri lirik mahal? Coba nyanyikan atau perdengarkan lagu yang kita buat pada beberapa orang. Setelah itu, mintalah mereka mengulang lagi lagu itu. Semakin banyak bagian lirik yang bisa mereka ulang, mengindikasikan semakin mahal pula lirik itu. Sebaliknya jika baru bisa mengulangi sedikit lirik, itupun ragu-ragu, padahal dia sudah mendengarkan beberapa kali lagu itu, berarti tanda-tanda liriknya nggak mahal, he he
Namun, mahal atau tidaknya lirik berkorelasi erat dengan enak tidaknya cara menyanyikannya. Dan dalam sebuah lagu harus ada minimal satu bagian lirik yang enak untuk dinyanyikan. Contoh. Dalam lagu Aku Anak Rohis, kita bisa menemukan banyak lirik mahal, contohnya Aku Anak Rohis Selalu Optimis // Walau kantongku tipis bukan teroris.
Salah satu cara dari sekian banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencapai tujuan ini adalah dengan membuat pengulangan kata yang sama pada beberapa bagian lirik. Bisa juga dengan membuat akhiran yang mirip, misal:
Kawan Sejati menjadi Saksi. Kawan Sejati membawaku Kembali. Syukur padaMu Illahi. Kumulai kembali hidup ini. Kawan Sejati selalu dihati (Kawan Sejati – Ryan Setya ft Gama)
TobAT bukan sambal cabe tomAT. Tobat bukan pula sambal bajak. Sekarang bilang pedas, besok dicoba lagi. Tobat (Tobat – The CS)
Oke, segitu dulu ya tipsnya. Selamat membuat lirik lagu, ho ho ^_^
*) penyanyi dan pencipta lagu positif. Beberapa penghargaan untuk lagunya: Lagu Terfavorit Nuris Award 2010, Lagu Musik Terfavorit Indonesian Nasheed Awards 2011, dan Nominasi lagu acapella dan lagu Islamic Romantic Terfavorit Indonesian Nasheed Awards 2013
Written by : Firto Palembang , 2013 ![]() |
|
Pengertian Vokal
Vokal bisa diartikan sebagai suara manusia. Dalam Bahasa ilmu bhs Indonesia, Vokal adalah huruf hidup dalam alfabet. mengapa seperti itu, karena, huruf hidup merupakan usur utama dalam menghidubkan bunyi bahasa itu sendiri. Coba ucapkan huruf B tanpa disertai unsur huruf vokal e, apa yang akan terucap? begitu juga dengan huruf huruf mati lainnya. expl: C, D, F, G, H, J, dst. Maka yang terjadi, huruf itu tidak bisa dibaca. Sampai bibir menyor-menyor dan manyun - manyun pun, huruf itu tidak bisa di baca.
Pengucapan/Artikulasi
Nah dalam bernyanyi pengucapan vokal harus sangat-sangat jelas. Untuk kejelasan vokal itu terbentuk di bentuk bibir kita. Nah inilah bentuk bentuk bibir saat mengucapkan huruf vokal:
- Huruf O : Posisi bibir lebih membundar dan diikuti posisi lidah ke belakang dan agak menurun.
- Huruf U : Kedua bibir dalam posisi bibir bawah dan rahang lebih keatas. dan bibir agak maju ke depan seperti manyun.heheh
- Huruf A : Bibir lebih melebar. rahang atas ke atas dan rahang bawah ke bawah. jadi semuanya membuka lebar. untuk ukurannya biasanya 2-3 jari kita.
- Huruf I dan E : Untuk kedua huruf ini hampir sama. Posisi bibir lebih agak merata dengan ujung bibir kanan dan kiri melebar ke samping. Bedanya, kalau huruf I, lidah itu cenderung ke rahang atas. sedangkan E cenderung ke rahang bawah.
Nah selain Huruf Hidup atau Vokal, ada juga tehnik beberapa pengucapan huruf mati atau konsonan.
- Huruf T = Th (cara pengucapannya agak sedikit ada penekanan atau desahan kecil. jadi bukan Ts. Kalau Ts, hasilnya nanti seperti kebarat-baratan dan pengucapan katanya tidak jelas. Karena yang terdengan kata Cinta menjadi Cinca.
- Huruf K = Kh (untuk pengucapannya seperti huruf Q. tetapi jangan terlalu di huruf Q)
- Huruf D = Dh
- Huruf P = Ph
Apa sih fungsinya huruf konsonan diatas kok seperti itu? nah ini berfungsi agar ucapan kata kita tidak "Medok" dan kelihatan exclusive. Dan Hati-hati pada huruf konsonan yang menimbulkan "desis". exp: C,F, H, J, K, S, Sy, dan Z.
Selamat belajar ya kawan kawan bambu. SEMANGKA (Semangat Karena Alloh)....!!
Menjaga Kualitas Suara
Suara adalah modal utama seorang penyanyi. Bayangkan kalau penyanyi itu tidak bisa mengeluarkan suara alias bisu. Apa yang akan terjadi? yah betul maka dia tidak bisa bernyanyi karena ada kendala pada pita suara. Jadi pita suara adalah komponen musik yang di miliki oleh manusia yang menyatu dengan organ tubuh manusia. Seperti halnya Senar pada gitar,biola, drum dll.
Nah cara menjaga kualitas suara adalah
- Mengkonsusmsi sayur dan buah-buahan yang cukup
- Menjaga kondisi tubuh/kesehatan tubuh
- mengurangi makan atau minum makana/minuman yang dingin
- Tidah mengkonsumsi makana-makanan yang mengandung minyak
- mengurangi makanan yang rasanya terlalu extrim (terlalu manis,pedas, pahit dll)
Nah Cara-cara diatas itu bermanfaat dalam produktifitas air liur. Nah air liur sendiri sangat bermanfaat untuk menjaga suara kita tetap normal dan tidak serak.
Dan ada tips tambahan bagi anda yang sering bernyanyi dalam jumlah lagu yang sangat banyak. Jika anda merasa haus saat bernyanyi, dan anda ingin minum. usahakan minum air mineral yang hangat atau biasa. jangan minum minuman yang dingin. dan cara minumnya pun jangan langsung minum. Anda diam dulu sekitar 3-5 menit. baru anda bisa minum.
Yah itu tadi beberapa tips menjaga kualitas suara. semoga bermanfaat buat teman-teman bambu..semangat....!!!
Bernyanyi Dengan Hati
Teman - Teman bambu sekalian, pernahkah kalian bernyanyi sampai membuat orang lain menangis, tertegun dan sebagainya? eits, tunggu ini menangis karena pendengar menghayati setiap kata setiap suara yang teman-teman nyanyikan bukan karena telinganya sakit. hehehe...
Nah kenapa pendengar sampai bisa terbawa suasana lagu yang kita nyanyikan? itu karena kita menyanyikan sebuah lagu dengan menggunakan hati atau perasaan. Nah penghayatan ini ada 2 kategori. yaitu Alami dan buatan (hehe kayak apa aja. hihihi).
Kategori penghayatan yang alami ini biasanya penynyi tersebut benar benar bisa masuk dalam alur lagu yang di nyanyikan. Bahkan kelebihannya bernyanyi dengan penghayatan alami ini, tehnik bernyanyi sang penyanyi itu bisa otomatis keluar dengan sendirinya.
Sedangkan Kategori penghayatan buatan atau yang di buat-buat ini sangat mengganggu bagi penyanyi. karena, dia harus memikirkan lirik, musik, gerakan, raut muka dan tehnik saat bernyanyi. Kalo nggak percaya, coba saja deh..hihihi.
Jadi Bernyanyi bisa dikatakan pekerjaan hati jika, penanyi itu bernyanyi dengan penuh perasaan. Nah ini Tips yang di ajarkan oleh Bapak Adjie Esa Poetra "Agar selalu dapat bekerja dengan hati saat bernyanyi, janganlah menyanyi menggunakan tehnik jika itu sekedar ingin menjadi kelihatan hebat. Tenik bernyanyi hanyalah sekedar alat bantu untuk kemajuan expresi. jadi belajar tehnik vokal yang bagus juga harus di sertai tujuan untuk semakin memperhebat expresi dengan hati"
Nah demikian shearing tentang gimana sih caranya bernyanyi dengan hati. semoga bermanfaat bagi teman-teman bambu. owhya untuk cara belajarnya,bisa kita bernyanyi sambil berexpresi di depan kaca atau kita rekam dengan video kita...met belajar.
Spesial Tank's to Pak Adjie Esa Poetra

Menyanyi Adalah Anugrah Dari Tuhan
Temen-temen percaya atau tidak, sebenernya kita dibekali oleh Alloh bernyanyi semenjak kita lahir di Dunia ini. Perhatikan setiap tangisan bayi yang baru saja keluar dari rahim seorang ibu. Tangisannya sangat merdu sekali. Si bayi melantunkan tangisannya dengan sepenuh hati, dengan ikhlas, dengan perasaan dan di kontrol dengan tehnik alami. coba perhatikan juga, waktu bayi menangis degan nada tinggi, apakah pernah suaranya kecantol?. jawabannya enggak. nah itulah tehnik dasar yg di anugrahkan alloh kepada kita waktu kita pertama kali lahir di dunia.
Dan yang lebih mengherankan lagi, semua tehnik dasar Vokal dari artikulasi, pernafasan dan power, sudah dibekali didalma diri seorang bayi. Tangisannya merdunya itu menggunakan proses. seperti halnya menyimpan nafas di perut, lalu melakukan persiapan mengeluarkan bunyi, lalu mengeluarkan bunyi itu dengan tehnik diafragma. dan tekanan diafragma itu digunakan sesuai kebutuhan. semakin kencang tangisannya, semakin kencang juga diafragmanya.
Jadi dapat disimpulkan, setiap manusia itu semenjak awal di bekali dengan suara yang merdu dan lantang. Jadi tinggal kita aja mau apa tidak untuk menjaga anugrah yang diberiakan Alloh kepada kita. karena Vokal adalah salah satu anugrah yang diberikan Alloh kepada kita. Nah segini dulu aja pembukaan "Belajar Vokal Bareng". tahap selanjutnya dilanjutin besok ya... ngantuknih..mari berdoa dulu sebelum tidur..

